Feeds:
Posts
Comments

SERBA SERBI MAKASSAR

Berikut adalah photo-photo yang terserak  tentang kota Makassar  

 

PAOTERE

Adalah nama sebuah Pelabuhan besar dan penting pada zamannya, di abad ke-14 Paotere menjadi titik tolak 200 Phinisi Armada Laut Gowa-Tallo menuju Malaka guna membantu Sultan Malaka mengusir Belanda.

Terletak di bagian Utara Kota, saat ini lebih dikenal sebagai Pelabuhan Rakyat dan ramai digunakan oleh perahu-perahu rakyat seperti Phinisi, Lambo, kapal-kapal motor nelayan dan pedagang antar pulau. Di sini juga terdapat tempat pelelangan iklan, sejak dini hari aktivitas bongkar hasil laut telah dilakukan dan ditawarkan ke para pedagang, disini juga dilengkapi pasar ikan yang di datangi pembeli sejak pagi-pagi sampai siang hari, dengan kata lain Paotere merupakan tempat pusat niaga hasil laut.

Paotere menyimpan banyak kenangan dan keindahan, hiruk pikuk aktivitas disana seakan cukup dapat diterima bila dikatakan sebagai representatif suku bangsa yang ada di Sulawesi Selatan yaitu pelaut ulung, nelayan handal dan pedagang lihai. Deretan perahu-perahu terjejer rapi ditambatkan di pelabuhan ini, warna-warna warna perahu dan macam ukurannya membuat pemandangan ini semakin serasi. Keindahan Paotere semakin lengkap di saat senja dimana  warna langit merah keemasan berpadu dengan birunya laut dan warna warni perahu menjadi hiasan antara keduanya.

Bila anda datang ke kota Makassar seakan belum lengkap dan belum mengenal “apa” dan “siapa” sebelum mengunjungi PAOTERE.

   

PARAGA

Sepak Takraw salah satu jenis olahraga yang sangat dikenal saat ini yaitu jenis olah raga yang mempergunakan bola dari rotan, induk dari olah raga ini adalah olahraga rakyat tradisional di Gowa (Makassar) yang disebut dengan PARAGA.

PARAGA pada awalnya dimainkan khusus dalam lingkup kerajaan dan mulai dimasyarakatkan ketika Islam menjadi agama negara Gowa, hal ini masih terlihat dalam setiap atraksi Paraga dimana nuansa Islam sangat kental.

PARAGA memberikan atraksi yang sangat atraktif dimana para pemain akan menjaga agar bola rotan tidak turun ke bawah, atraksi baik perorangan maupun bersama-sama dengan membentuk piramida manusia layaknya atraksi Cheerleaders bahkan melibatkan atraksi menggunakan api.

Dalam melakukan atraksi Paraga para pemain menggunakan pakaian adat tradisional sehingga menambah hidupnya permainan dan suasana yang diciptakan

RESTING – BUTTU KABOBONG

Tatkala badan mulai penat, kaki melemas, pinggang pegal dan rasa kantuk mulai menerjang itulah rasa yang menghinggapi para pesiarah Tana Toraja setelah menempuh lebih 200 km dari Makassar.  Sebuah deretan perbukitan 15 km lepas kota Enrekang  menyuguhkan persinggahan yang cukup indah dan menenangkan hati, udara dilapisi kabut keputih-putihan yang sejuk, pemandangan alam yang indah.

Di sepanjang jalan  dengan belokan yang tajam dan berliku berderet warung (restourant) yang menyediakan aneka makan dan minuman dengan menu khas “Nasu Cemba” dan “Dangke”. Nasu Cemba adalah masakan daging sapi yang dimasak menggunakan daun asam sedang Dangke adalah susu yang diawetkan semacam keju

Untuk memberikan kesempatan kepada pengunjung agar dapat bermalam dan menikmati dinginnya suhu pegunungan di Resting juga tersedia sebuah villa yang sangat representatif baik untuk turis domistik maupun turis dari luar negeri. Villa Bambapuang mempunyai design inteior dan ekterior yang unik dengan jumlah kamar cukup memadai dan tersedia Coffe yang representatif untuk menikmati pemandangan Resting yang eksotik   

View of Resting

Berderet

 

Ragam Warna

Ragam Warna

Sendiri

Sendiri

Jagung

Jagung

Resto Resting

Resto Resting

BUTTU KABOBONG
Sebuah bukit dari deretan bukit yang merupakan pandang langsung (line of side) dari Resting dan “sebuah bukit” itulah yang menjadi LandMark tempat ini yang biasa di sebut “gunung nona” atau “Buttu Kabobong”,yaitu sebuah bukit yang membentuk bagian luar alat kelamin wanita.
Buttu Kabobong

Buttu Kabobong

 

NANAS LIAR
Diantara rumpun rumput dan perdu di lembah Resting dihiasi oleh bunga yang tinggi menjulang dimana orang setempat menyebutnya dengan Nanas Liar. Keberadaan tumbuhan ini memberikan rasa yang berbeda dari tumbuhan yang ada, dengan batang dan daun menyentuh tanah sedang bunganya tinggi menjulang bisa diatas 1 meter dengan warna hijau kuning keemasan
Nanas Liar

Nanas Liar

PANTAI LOSARI

Pantai losari merupakan tempat yang teristimewa dari kota Makassar, terasa tidak lengkap kunjungan ke kota ini tanpa menikmati Sunset di pantai Lokasi.

Bagi warga kota ini, pantai losari merupakan tempat untuk me-wisata-kan mata, pikiran dan hati. Di pantai ini kita bisa menikmati sunset bersama keluarga, sahabat dan tentunya teman dekat, di tempat ini pula kita bisa bersosialisasi dengan warga masyarakat yang lain.

Pantai ini telah mengalami perkembangan dan perubahan sejak beberapa abad yang lalu, saat ini telah tersedia anjungan yang cukup representatif danakan terus dikembangkan dengan penambahan fasilitas yang meningkatkan kenyamanan bagi para pengunjungnya

Di sepanjang pantai losari tersedia berbagai jenis makanan baik yang berupa cafe, lesehan, warung makan maupun restoran dan yang terakhir telah tersedianya layanan HOT SPOT sehingga memudahkan para peselancar internet

Sistem penerangan di Pantai losari juga cukup memadai dengan sistem penataan yang cukup apik sehingga para pengunjung dapat memilih tempat dengan tingkat penerangan yang dibutuhkan sesuai aktivitas yang dilakukan

Pantai losari juga menjadi pusat dari kegiatan Festival Bahari yang merupakan citra bangsa pelaut dan penjelajah. Dalam Festival Bahari yang merupakan event tahunan berbagai macam pelombaan digelar antara lain lomba perahu naga, lomba jolorok, lomba jet sky, lomba katingting dengan maskot yaitu lomba perahu Sandek. Khusus perahu Sandek yang merupakan perahu tradisional etnis Mandar yang telah diakui ketangguhannya dalam mengarungi ganasnya laut dan samudra sejak berabad-abad silam perlombaannya dimulai dari Mamuju Sulawei Barat dengan rute Majene-Ujung lero (Pinrang)-Barru-Pantai Losari (Finish). Perahu Sandek akan bermalam di Pantai losari sebelum kembali ke sulawesi barat, hal ini tentunya menjadi media yang sangat baik khususnya bagi masyarakat untuk lebih mengenal dan mencintai kekayaan bangsa hasil kreativitas nenek moyang yang telah diakui keunggulannya oleh bangsa-bangsa lain

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.